Pahami 7 Faktor Risiko Radang Sendi

Bagikan

Faktor Risiko Radang Sendi (arthritis) beragam, misalnya kondisi kegemukan atau obesitas, cedera sendi, dan faktor gaya hidup. Kenali berbagai faktor lain yang dapat memicu munculnya penyakit radang sendi. Mari ketahui penyebabnya satu persatu serta upaya menjaga kesehatan sendi.

Bagaimana Anda biasanya menjaga kondisi sendi, apakah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi seperti buah dan sayur? Perlu disadari bahwa menutrisi sendi dengan asupan makanan bergizi saya masih kurang.

Kesehatan sendi harus dijaga dari dalam dan luar, ini karena risiko gangguan pada sendi bisa datang dari mana saja. Radang sendi atau dikenal sebagai istilah arthritis, merupakan salah satu jenis gangguan sendi yang penyebabnya beragam.

Risiko penyakit radang sendi tersebut akan menjadi topik utama dalam artikel kali ini. Tanpa berlama-lama lagi, mari ketahui apa saja faktor pemicu radang sendi, simak informasinya hingga selesai.

BACA JUGA: Mengenal Cairan Sendi dan Manfaatnya

Faktor Risiko radang Sendi yang Perlu Diwaspadai

Faktor Risiko radang Sendi yang Perlu Diwaspadai

(Faktor Risiko Radang Sendi, Ilustrasi: Freepik)

Radang sendi adalah kondisi yang berpotensi memengaruhi mutu hidup seseorang. Memahami 7 faktor risiko yang dapat memicu terjadinya radang sendi adalah suatu keharusan.

Langkah ini bertujuan agar dapat merawat kesehatan sendi dan mencegah peradangan yang tidak diinginkan. Mari simak 7 faktor risiko radang sendi yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Jenis Kelamin

Pertama-tama, kita perlu memberikan perhatian khusus terhadap faktor jenis kelamin.

Menurut penelitian, beberapa jenis radang sendi lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Faktor hormonal dan genetik dapat menjadi faktor yang memengaruhi kecenderungan ini.

2. Usia 

Faktor selanjutnya adalah usia, yang memegang peranan krusial dalam risiko radang sendi. Seiring dengan bertambahnya usia, risiko terkena penyakit sendi seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis cenderung meningkat.

Oleh karena itu, kondisi ini memerlukan perhatian khusus pada orang-orang yang telah memasuki usia lanjut.

3. Riwayat Penyakit

Riwayat penyakit juga merupakan indikator penting yang dapat memengaruhi kemungkinan seseorang mengalami radang sendi.

Beberapa penyakit seperti lupus atau psoriasis dapat meningkatkan risiko radang sendi, sehingga pemahaman terhadap riwayat kesehatan menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan.

BACA JUGA: 7 Jenis Radang Sendi: Mengenal Radang Sendi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

4. Aktivitas Fisik Harian Jadi Faktor Risiko Radang Sendi

Aktivitas fisik yang kurang aktif dan minimnya kegiatan fisik juga dapat meningkatkan risiko radang sendi.

Oleh karena itu, menjaga gaya hidup yang aktif dengan melakukan aktivitas fisik yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan sendi, menguatkan otot, dan mengurangi tekanan pada persendian.

5. Kegemukan Pengaruhi Kesehatan Sendi

Faktor risiko berikutnya adalah obesitas dan berat badan yang berlebihan, yang sering kali diabaikan.

Kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan berlebih pada persendian, memicu peradangan. Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dapat mengurangi beban pada sendi.

6. Gaya Hidup dan Kebiasaan

Gaya hidup yang kurang sehat, seperti kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol berlebihan, juga dapat menjadi pemicu radang sendi. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat merupakan langkah penting dalam mencegah peradangan sendi.

7. Cedera

Perlu Anda tahu, bahwa kondisi cedera pada sendi dapat meningkatkan risiko terjadinya radang sendi, terutama di masa depan. Oleh karena itu, merawat dan memulihkan diri dengan baik setelah cedera menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan sendi jangka panjang.

BACA JUGA: Faktor Risiko Pengeroposan Tulang atau Osteoporosis Pada Lansia

Menjaga Kesehatan Sendi Bebas Peradangan

Menjaga Kesehatan Sendi Bebas Peradangan

(Menjaga Kesehatan Sendi, Ilustrasi: Freepik)

Pada bagian sebelumnya, telah dijelaskan 7 faktor risiko radang sendi yang perlu diperhatikan, mulia dari jenis kelamin dan riwayat cedera.

Dengan memahami dan mengenali faktor-faktor risiko ini, kita dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk menjaga kesehatan sendi. Selanjutnya, simak cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan sendi berikut.

  1. Memantau kesehatan sendi sebagai langkah preventif
  2. Menjaga pola makan sebagai bagian dari penerapan gaya hidup sehat
  3. Terapi fisik sebagai solusi efektif untuk menjaga sekaligus memperbaiki kesehatan sendi
  4. Mengelola stres dengan meditasi, yoga, atau kegiatan relaksasi lainnya
  5. Membekali diri dengan pengetahuan seputar kesehatan sendi

Sekian informasi terkait faktor risiko radang sendi, serta upaya yang bisa dilakukan untuk memelihara sendi agar bebas dari radang sendi.

Perlu ditekankan, bahwa kesadaran dan tindakan yang konsisten adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan sendi kita dalam jangka panjang. Temukan informasi terkait 7 Jenis Radang Sendi dengan mengakses situs resmi Etawalin etawalinku.com. (TMI)

Bagikan

Belanja Susu Etawalin

Dapatkan susu Etawalin di berbagai marketplace kesayangan anda

Beli Susu Etawalin di Shopee

Susu Kambing Herbal pertama di Indonesia untuk yang diformulasikan khusus untuk kesehatan sendi dan tulang dan telah tersertifikasi BPOM dan Halal Indonesia

       

Berlangganan Newsletter

Dapatan berbagai informasi dan promosi promosi terbaru untuk produk Etawalin

© 2024 Hak cipta oleh Etawalin. Dilindungi oleh undang-undang.

Open chat
Hallo!
Ada yang bisa kami bantu terkait produk Etawalin?