Sering pegal saat sahur atau nyeri sendi usai tarawih? Jangan sepelekan! Cari tahu penyebab dan solusinya selama puasa. Baca artikelnya sekarang!
Pernah mengalami pegal linu saat sahur karena harus bangun lebih awal? Atau justru merasakan nyeri sendi setelah tarawih hingga lutut terasa tidak nyaman saat berjalan pulang?
Jangan anggap hal ini sepele. Bisa jadi itu tanda bahwa tubuh, khususnya persendian, sedang membutuhkan perhatian lebih. Yuk, baca artikel ini sampai selesai agar kalian tahu penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat selama bulan puasa.
Kenapa Pegal Linu Saat Sahur Sering Terjadi?
Banyak orang mengeluhkan pegal linu saat sahur, terutama ketika harus bangun lebih awal dari biasanya. Tubuh yang masih dalam kondisi mengantuk dipaksa untuk langsung duduk, berjalan, bahkan menyiapkan makanan. Tidak heran jika badan terasa kaku dan kurang nyaman.
Selama puasa, pola tidur berubah. Waktu istirahat malam menjadi lebih pendek karena harus bangun sahur. Kurangnya waktu tidur ini membuat otot dan sendi tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal. Akibatnya, saat bangun tidur, tubuh terasa berat dan muncul rasa pegal.
Selain itu, sendi sakit saat puasa juga bisa dipicu oleh kurangnya asupan cairan. Saat tubuh mengalami dehidrasi ringan, cairan pelumas alami pada sendi bisa berkurang. Inilah yang membuat sendi terasa kaku ketika pertama kali digerakkan di pagi hari.
Nyeri Sendi Setelah Tarawih, Wajar atau Tidak?
Banyak orang mengeluhkan nyeri sendi setelah tarawih, terutama pada lutut, pergelangan kaki, dan tumit. Pertanyaannya, apakah kondisi ini wajar?
Secara umum, rasa tidak nyaman ringan bisa saja terjadi, apalagi jika tubuh belum terbiasa berdiri dan melakukan gerakan salat dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Namun, jika nyeri terasa cukup sering, menusuk, atau sampai mengganggu aktivitas setelahnya, kondisi ini tidak boleh diabaikan.
Gerakan berdiri lama, rukuk, sujud, hingga duduk di antara dua sujud secara berulang dapat memberikan tekanan pada sendi lutut dan pergelangan kaki. Terlebih saat puasa, tubuh bisa mengalami penurunan energi dan cairan. Inilah yang membuat sendi sakit saat puasa terasa lebih mudah muncul, termasuk setelah salat tarawih.
Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah mengonsumsi susu herbal seperti Etawalin. Etawalin merupakan susu herbal berbahan alami yang mengandung Susu Kambing Etawa, Kayu Manis, Jahe, Temulawak, Daun Salam, dan Sereh. Kombinasi bahan herbal ini membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian.
Etawalin aman dikonsumsi dalam jangka panjang (minimal usia 2 tahun dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil). Untuk hasil yang lebih optimal selama bulan puasa, Etawalin dapat dikonsumsi secara rutin 2 kali sehari, yaitu saat sahur dan setelah berbuka puasa.
Dengan sendi yang lebih nyaman, kalian bisa menjalani sahur, tarawih, dan aktivitas harian dengan lebih optimal. Karena ibadah dan aktivitas sehari-hari akan terasa lebih ringan saat tubuh terasa nyaman.
Kalian sekarang bisa dapatkan Etawalin di marketplace resmi seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia atau kunjungi langsung apotek dan toko obat pilihanmu, atau langsung di website resmi kami di Herbathos.id!
Untuk kalian yang di daerah sekitar Surabaya, Malang, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto dan Bangkalan, sekarang Etawalin sudah tersedia di Apotik kota kalian. Jangan lupa juga untuk follow Instagram @etawalin.official dan TikTok @etawalinofficial agar tidak ketinggalan informasi terbaru, promo menarik dari Etawalin. (idm)
Baca juga:
Sendi Tetap Nyaman Selama Puasa? Ini Cara Konsumsi Etawalin yang Tepat